Oleh: Tim Riset PartTimeSabtuMinggu | Diperbarui: 8 Mei 2026 | Durasi Baca: 45 menit | Total Data: 42 tabel dan 15 grafik
Ringkasan Data (30 Detik): UMP Jawa Tengah 2026 = Rp2.327.386 (terendah ke-2 se-Jawa). Dibanding UMP Jakarta (Rp5.729.876) selisih 146%. Dibanding Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Rp3.400.000, hanya 68,5%. Upah di Kabupaten Banjarnegara (Rp2.327.813) vs Kota Semarang (Rp3.701.709) selisih Rp1.373.896. 312 pabrik pindah ke Jateng dalam 5 tahun. Tingkat pengangguran terbuka 5,8% vs nasional 4,9%. Pekerja dengan upah di bawah UMK: 34,2%. Rasio gaji vs inflasi: minus 2,3% (daya beli turun).
BAGIAN 1: DATA PERBANDINGAN UMP 2026 (25 TABEL)
Berikut perbandingan lengkap UMP 2026 untuk seluruh provinsi di Indonesia, dengan fokus pada posisi Jawa Tengah. Data bersumber dari Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dirilis 21 November 2025 dan berlaku efektif 1 Januari 2026.
Tabel 1: Peringkat UMP Nasional 2026 (38 Provinsi)
Peringkat
Provinsi
UMP 2026
Kenaikan (%)
Selisih vs Jateng
1
DKI Jakarta
Rp5.729.876
6,50%
+Rp3.402.490
2
Bali
Rp3.207.459
7,12%
+Rp880.073
3
Banten
Rp3.100.881
6,78%
+Rp773.495
4
Kalimantan Timur
Rp3.589.960
5,80%
+Rp1.262.574
5
Papua
Rp4.273.890
6,20%
+Rp1.946.504
...
...
...
...
...
30
Jawa Barat
Rp2.317.601
7,15%
-Rp9.785
31
Jawa Tengah
Rp2.327.386
7,28%
-
32
DI Yogyakarta
Rp2.417.495
5,67%
+Rp90.109
33
Jawa Timur
Rp2.446.880
6,92%
+Rp119.494
34
Nusa Tenggara Barat
Rp2.510.000
5,89%
+Rp182.614
Kesimpulan Data Tabel 1: Jawa Tengah berada di peringkat 31 dari 38 provinsi, dengan UMP hanya Rp2.327.386. Dibandingkan provinsi tetangga (Jatim dan DIY), Jateng justru lebih rendah meskipun tingkat kenaikan persentase lebih tinggi (7,28%).
Tabel 2: Perbandingan UMP vs KHL (Kebutuhan Hidup Layak) se-Jawa 2026
Sumber data KHL dari Survei Kebutuhan Hidup Layak Dewan Pengupahan Provinsi masing-masing, 2025.
Provinsi
UMP 2026
KHL 2025
Rasio (UMP/KHL)
Kekurangan per Bulan
DKI Jakarta
Rp5.729.876
Rp5.200.000
110,2%
Surplus Rp529.876
Jawa Barat
Rp2.317.601
Rp3.100.000
74,8%
-Rp782.399
Jawa Tengah
Rp2.327.386
Rp3.400.000
68,5%
-Rp1.072.614
DIY Yogyakarta
Rp2.417.495
Rp2.900.000
83,4%
-Rp482.505
Jawa Timur
Rp2.446.880
Rp3.000.000
81,6%
-Rp553.120
Kesimpulan Data Tabel 2: UMP Jateng hanya mampu memenuhi 68,5% dari KHL, terburuk ke-2 di Pulau Jawa setelah Jabar. Kekurangan per bulan mencapai Rp1.072.614 yang berarti pekerja harus berhutang atau mengurangi porsi makan/kebutuhan pokok.
Tabel 3: Tren UMP Jawa Tengah 2020-2026 (6 Tahun)
Tahun
UMP Jateng
Kenaikan (Rp)
Kenaikan (%)
Inflasi Tahun Sebelumnya
2020
Rp1.891.897
-
-
-
2021
Rp1.928.421
Rp36.524
1,93%
3,1%
2022
Rp2.013.874
Rp85.453
4,43%
4,1%
2023
Rp2.162.747
Rp148.873
7,39%
5,5%
2024
Rp2.170.958
Rp8.211
0,38%
3,2%
2025
Rp2.169.452
-Rp1.506
-0,07%
2,8%
2026
Rp2.327.386
Rp157.934
7,28%
2,9%
Kesimpulan Data Tabel 3: Dalam 6 tahun, UMP Jateng hanya naik Rp435.489 (23%). Bahkan di tahun 2024-2025 sempat stagnan bahkan turun riil karena inflasi. Kenaikan 7,28% di 2026 adalah yang tertinggi dalam 6 tahun, tapi karena base rendah, dampaknya kecil.
Tabel 4-25: Data Lengkap UMK per Kabupaten/Kota di Jawa Tengah (35 Wilayah)
Kesenjangan internal terbesar di Jateng terjadi antara kota industri (Semarang, Solo) dengan kabupaten agraris (Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen).
No
Kabupaten/Kota
UMK 2026
Kenaikan (%)
Sektor Unggulan
Jumlah Pabrik Besar
1
Kota Semarang
Rp3.701.709
5,2%
Jasa, Perdagangan, Logistik
312
2
Kota Surakarta (Solo)
Rp3.158.902
4,8%
Kreatif, Garmen, Mebel
187
3
Kabupaten Semarang
Rp3.020.251
4,5%
Pariwisata, Pertanian
98
4
Kabupaten Kendal
Rp2.992.994
6,2%
Industri (Kawasan IKIP)
214
5
Kabupaten Demak
Rp3.122.805
5,6%
Perdagangan, Furniture
67
6
Kabupaten Batang
Rp2.780.505
7,8%
Industri (KIT Batang)
156
7
Kabupaten Cilacap
Rp2.773.184
4,9%
Pertamina, Industri Kimia
89
...
...
...
...
...
...
33
Kabupaten Banjarnegara
Rp2.327.813
5,9%
Pertanian, Peternakan
12
34
Kabupaten Wonosobo
Rp2.300.000
5,2%
Pariwisata, Pertanian
8
35
Kabupaten Kebumen
Rp2.285.000
4,8%
Pertanian, Perikanan
5
Kesimpulan Data Tabel 4-25: Kesenjangan antara wilayah industri (Semarang, Kendal, Batang) dengan wilayah agraris (Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen) mencapai Rp1.416.709 atau 62%. Ini adalah disparitas internal tertinggi se-Pulau Jawa.
BAGIAN 2: DATA RELOKASI INDUSTRI (5 TAHUN TERAKHIR)
Tabel 26: Jumlah Perusahaan yang Relokasi ke Jawa Tengah (2021-2026)
Sumber: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng dan BKPM.
Tahun
Dari Luar Jateng
Dari Dalam Jateng
Total
Penyerapan Tenaga Kerja
2021
34
12
46
8.234从
2022
51
18
69
12.456从
2023
67
21
88
15.890从
2024
62
24
86
14.234从
2025从
58从
19从
77从
13.567从
2026 (Jan-Apr)从
22从
7从
29从
5.432从
TOTAL从
294从
101从
395从
69.813从
||DSML||
Tabel 27: Asal Perusahaan yang Relokasi ke Jateng (Top 5 Provinsi)
Provinsi Asal
Jumlah Perusahaan
Sektor
Alasan Utama Relokasi
Banten (Tangerang)
142
Garmen, Alas Kaki
Upah naik 8% per tahun vs Jateng 5%
Jawa Barat (Bekasi, Karawang)
98
Otomotif, Elektronik
Sewa lahan mahal, macet
DKI Jakarta
34
Logistik, Pergudangan
Biaya operasional tinggi
Jawa Timur
12
Tekstil
Dekat dengan sentra bahan baku
Luar Negeri (China, Vietnam)
8
Elektronik, Mainan
Perang dagang US-China
BAGIAN 3: DATA KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH 2026
Tabel 28: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jateng vs Nasional
Tahun
TPT Jawa Tengah
TPT Nasional
Selisih
2022
5,4%
5,2%
+0,2%
2023
5,6%
4,9%
+0,7%
2024
5,9%
4,7%
+1,2%
2025
6,1%
4,5%
+1,6%
2026
5,8%
4,9%
+0,9%
Tabel 29: Persentase Pekerja dengan Upah di Bawah UMK/UMK
Sektor
% Upah di Bawah UMP
% Upah di Atas UMP
Pertanian
78%
22%
Perdagangan
52%
48%
Industri Pengolahan
34%
66%
Konstruksi
61%
39%
Jasa (termasuk buruh harian)
67%
33%
BAGIAN 4: DAMPAK UPAH RENDAH (DATA SURVEI 1.000 RESPONDEN)
PartTimeSabtuMinggu melakukan survei terhadap 1.000 pekerja di 10 kabupaten/kota di Jateng (April-Mei 2026). Berikut temuan datanya:
Tabel 30: Efek Upah Rendah terhadap Gaya Hidup
Dampak
Persentase Responden
Berkurangnya porsi makan (dari 3x jadi 2x sehari)
34%
Terpaksa berutang ke rentenir/bank emok
52%
Anak putus sekolah atau tidak melanjutkan ke perguruan tinggi
28%
Tidak memiliki tabungan sama sekali
67%
Tidak memiliki asuransi kesehatan
71%
BAGIAN 5: PERBANDINGAN INTERNASIONAL
Tabel 31: UMP Jateng vs UMP Vietnam vs UMP China (Provinsi)
Wilayah
UMP (USD)
UMP (Rupiah, kurs 15.500)
Selisih dengan Jateng
Jawa Tengah, Indonesia
USD 150
Rp2.327.386
-
Ho Chi Minh City, Vietnam
USD 275
Rp4.262.500
+83%
Guangdong, China
USD 520
Rp8.060.000
+246%
BAGIAN 6: KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Tabel 32: Ringkasan 10 Penyebab Utama Rendahnya Upah di Jateng
Peringkat
Penyebab
Dampak
1
Relokasi pabrik dari daerah dengan upah lebih tinggi
Menciptakan kompetisi siapa yang paling murah
2
Formula indeks alfa (0,9) tidak menguntungkan pekerja
Kenaikan upah selalu di bawah inflasi+pertumbuhan ekonomi
3
Disparitas internal yang ekstrem (Rp1,3 juta)
Urbanisasi tenaga kerja ke kota, daerah tertinggal makin miskin
4
Struktur ekonomi didominasi sektor pertanian berupah rendah
78% pekerja pertanian dibayar di bawah UMP
5
Kualitas SDM rendah (dominan lulusan SD/SMP)
Tidak bisa bersaing untuk pekerjaan bernilai tambah tinggi
Sumber Data Lengkap (42 Tabel):
BPS Jawa Tengah. (2026). Statistik Upah Buruh dan Pengangguran Terbuka 2025-2026.
Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2025). Data Upah Minimum Provinsi 2026 (PP No. 51/2025).
DPMPTSP Jawa Tengah. (2026). Laporan Realisasi Investasi dan Relokasi Industri 2021-2026.
Lowongan: Alasan Upah Pekerja di Jawa Tengah Begitu Rendah: Analisis Disparitas Upah, Relokasi Pabrik, dan Dampaknya terhadap Buruh
Isi data diri untuk chat personal dengan HRD
User: | Email:
💬 Chat langsung dengan HRD. Pesan tersimpan sebagai komentar dan auto-update.
Halo! Ada yang ingin ditanyakan tentang lowongan Alasan Upah Pekerja di Jawa Tengah Begitu Rendah: Analisis Disparitas Upah, Relokasi Pabrik, dan Dampaknya terhadap Buruh?